Tuesday, November 3, 2020

Advan G9, Gawai Paten dan Kekinian



He use cheat, *#”^ (swearing)

Itu yang selalu terlintas di pikiran ketika tetiba tokoh yang saya mainkan tergeletak tak bernyawa padahal game sedang berjalan seru-serunya. Ternyata dugaan saya salah, karena kali lain ketika asik bermain, sekonyong-konyong lag datang.  Huuuffhhhtt apa-apaan neh, saya pun coba mengecek kuota yang ternyata masih berjaya. Berarti masalahnya dimana???

Usut punya usut, ternyata itu semua kendala gawai saya yang sudah masuk kategori kadaluarsa, he. Pada jamannya mungkin gawai yang saya pakai tergolong cukup mumpuni, RAM 3GB dengan memory internal  32 Giga membuat saya agak jumawa karena dapat bermain sepuasnya.

But it’s only story now, permintaan update terus menerus membuat gawai yang saya miliki menjadi tidak berarti, sedih sangat karena saya tidak bisa kembali berkutat dengan permainan yang saya sukai.


Tentang Advan G9



“Sob, ada hp keluaran baru loh, mumpuni untuk game yang ente sukai, ADVAN G9 namanya, coba cek aja spek dan harganya”.

DM ini saya terima dari seorang teman yang mempunyai hoby yang sama. Sejatinya saya enggan menanggapi namun rasa penasaran menghantui, akhirnya saya sempatkan diri untuk mencari tahu. Lepas itu, fakta yang ada membuat membuat saya tercengang. 

Bagi gamer, Gawai dengan merk Advan tentu saja bukan barang asing. Itu karena pada tahun lalu Advan meraih penghargaan best gaming award melalui  varian ponsel ADVAN G5. Namun ini tidak membuat produsen gawai ini berpuas hati, guna memuaskan dan memanjakan konsumen mereka merilis gawai baru dengan spesifikasi yang lebih aduhai. Lantas apa aja sih kelebihan speknya?

Check it out guys!!!

Advan G9 memiliki Prosesor OctaCore A55 1.6GHz+1.2GHz dengan dukungan RAM 4GB + ROM 32GB. Kapasitas prosesor macam ini dijamin akan membuat kalian puas tuntas dalam memainkan game jenis apapun. Slot memory eksternal yang up to 128GB juga akan membuat ruang penyimpanan menjadi lapang.

Keasyikan bermain tentu juga berbanding lurus dengan lebarnya layar, hal ini disajikan oleh Advan G9 melalui penggunaan layar lega sebesar 6,6 inch dengan resolusi HD Fullscreen. Hal yang akan membuat pandangan mata akan terlihat lebih nyaman.

Pernahkah sedang asik dalam permainan gawai anda mati, menyakitkan bukan? Haha. Dont worry be happy, ini tidak akan terjadi bila anda memakai gawai ini, baterai monster sebesar 5.200 mAh Power Max akan memberikan pengalaman bermain game, nonton film, hingga berselancar di media sosial lebih tahan lama.

Jangan khawatir bagi pecinta phonegraphy, untuk merekam momen special gawai ini dilengkapi dengan 4 kamera yang akan membuat anda puas berselfi ria, atau mengabadikan setiap momen yang ada. Itu dikarenakan aplikasi kamera ini dilengkapi dengan fitur-fitur mumpuni seperti  F 2,2 large aperture, intelligent beauty algorithm, dan juga Face AE technology Automatic Face Recognition yang akan memberikan efek selfie yang lebih alami dan detail. Selain itu kamera gawai ini juga dibekali dengan fitur focus blur yang memberikan efek bokeh pada background dan memusatkan objek foto dengan tampilan yang lebih jelas

Masih adakah kelebihan lainnya, ya tentu masihlah. Gawai ini juga dipersenjatai dengan speaker kelas wahid  dengan teknologi K Power Amplifier yang punya kinerja tinggi. Speaker tunggal 1511 juga bakal membuat suara yang keluar terdengar jernih dan menggelegar.

Dalam hal masalah keamanan gawai ini juga dibek fitur terkini yaitu Face ID Security. Dengan adanya fitur ini, pengguna dapat dengan mudah membuka ponsel secara instan dengan cara yang canggih. Last but not least, ADVAN G9 memasang desain case berongga yang mampu untuk mengurangi panas mesin lebih baik.

Bagaimana gaes, mantabkan? Masih ada hal penting lainnya dan menurut saya justru jauh lebih penting dari semua hal di atas. 

The Most Important Thing About Advan G9



Siapa yang gak kenal istilah “Cintailah Bangsamu Dengan Cara Membeli Produk Dalam Negeri”. Hal yang tadinya sekedar slogan ini bisa kalian wujudkan dalam bentuk aksi nyata apabila kalian membeli produk ini. Ya Gaesss... Advan ini asli buatan Indonesia negara kita tercinta (LOL),  buat apa beli produk luar apabila ternyata negara kita pun mampu memproduksi dengan kwalitas yang sama dan harga jauh lebih murah.  Hanya dengan harga Rp 1,399.000, anda dapat memiliki gawai yang diluncurkan pertanggal  3 November 2020 ini. So tunggu apa lagi, buruan beli!!!


 

Monday, October 12, 2020

Internet Kencang Tak Terbatas, Bikin Tetap Produktif dan Tak Henti Berkreativitas



 Senjata terbaik adalah kuota, setuju gak?

I believe most of you will agree with me. Karena bisa dikatakan bahwa saat ini dengan kuotalah kita mampu mempertahankan eksistensi diri melalui postingan yang cenderung narsis (he), ataupun beradu argumen lewat sosial media. Dengan senjata kuota pula kita dapat menjelajahi dunia tanpa harus beranjak kemana-mana, duduk manis memegang gawai ditemani segelas kopi, gelak tawa, dan riuh-rendah orang bicara.

Satu hal lagi yang tak kalah pentingnya, keberadaan kuota menjadi niscaya bagi kita saat ini terkait dengan adanya pandemi. Segala sesuatu cenderung dilaksanakan secara daring, mulai dari berbelanja, rapat kerja, workshop dan seminar, pun proses belajar mengajar. So, uraian di atas harusnya mampu menjelaskan bahwa kuota menjadi hal yang primer saat ini.

Permasalahannya adalah provider mana yang mampu memberikan pelayanan terbaik (harga murah, kuota tak terbatas, dan akses yang mumpuni)? Jawabannya adalah TELKOMSEL.

Eits, jangan skip dulu ya!!! Karena ini bukan iklan, saya akan bercerita berdasarkan pengalaman . Ya, saya adalah pelanggan setia kartu prabayar telkomsel. Pernah memang mencoba beralih ke provider lain, namun akhirnya saya kembali menggunakan telkomsel untuk terhubung ke dunia maya.

By the way soal telkomsel, provider ini kembali mengeluarkan produk hits yang saya yakin akan membuat kalian merasa bahwa pembicaraan saya bukanlah omong kosong belaka. Adalah Kartu Perdana Internet #UnlimitedMAX , produk anyar keluaran Telkomsel. Bukan kaleng-kaleng, produk ini menawarkan 3 (tiga) keuntungan bagi penggunanya: Murah, Kenceng, Tak terbatas!

Sekali lagi saya tekankan, ini bukan iklan. So please, jangan skip dulu ya gaess!!! I’ll tell you why you must choice telkomsel to be your provider.

Telkomsel Gak Bikin Kesel

Siapa sih yang gak hobi halan-halan, hampir semua kita pasti suka melakukan kegiatan ini dengan bermacam alasan. Hobi ini menjadi semacam sesuatu yang menjadi wajib bagi kita. Menurut saya ada dua kata kunci terkait hobi ini, refreshing dan posting. Ya, seperti yang saya sampaikan di atas, selain tujuan utama untuk refreshing, halan-halan (traveling) juga menjadi ajang untuk menunjukkan eksistensi diri melalui segala sesuatu yang kita posting di berbagai platform sosial media, tentang dimana, dengan siapa, dan berbuat apa (semacam lirik lagu, hihi).

Halan-halan ini sejatinya menyenangkan, tetapi akan menjadi sesuatu yang mengesalkan apabila di tengah perjalanan, niat kita untuk mengabarkan bahagia pada dunia maya jadi tersendat lantaran ketiadaan kuota, jaringan, atau loading lama. Menurut saya inilah yang menjadi concern telkomsel, ingin memuaskan pelanggan dengan mengeluarkan produk anyar #UnlimitedMAX .

Saya pribadi sebagai pelanggan merasa puas  atas layanan yang diberikan, hobi halan-halan tersalurkan dengan tidak menyisakan kekesalan, berbagai sudut Pulau Lombok saya datangi tanpa ada rasa sakit di hati,  karena dimana kaki menjejak di situ sinyal telkomsel tampak. Dengan kartu perdana internet #UnlimitedMax saya bisa posting suka-suka tanpa khawatir kehabisan kuota.

Gak Lagi Cemas, Berkat #UnlimitedMAX

Jadi begini ceritanya, saya merupakan salah satu tenaga kependidikan di sebuah perguruan tinggi. Efek pandemi membuat segala sesuatunya harus disiasati, termasuk pelayanan mahasiswa dilakukan pembatasan tatap muka, jadi hampir semua bentuk pelayanan dilaksanakan secara online. Nah di sinilah perdana #UnlimitedMax mengambil peranan.

Hal menarik terjadi ketika ada suatu kegiatan yang melibatkan ratusan mahasiswa baru secara online menggunakan salah satu aplikasi meeting. Efek jaringan wifi kantor yang belum stabil akibat perpindahan gedung membuat kegiatan sempat tersendat, beruntunglah saya yang saat itu bertindak selaku salah satu host acara mengunakan Kartu Perdana Internet #UnlimitedMax dari Telkomsel. Berkat sambungan data dari kartu perdana di gawai yang saya miliki, akhirnya acara dapat berjalan dengan nyaris sempurna, saya pun bisa bernafas lega. Tidak hanya itu, kekuatan jaringan dan ketidakterbatasan kuota membuat saya mampu membagi (tethering) dengan beberapa peserta dan host lainnya, mantabs jiwa!

Gaya Terus Tanpa Batas

Murah, ini yang menjadi dasar pilihan utama bagi saya.  Kondisi kekinian membuat segala sesuatu yang kurang urgent tidak lagi menjadi skala prioritas, namun di sisi lain kebutuhan kuota juga memerlukan solusi. #UnlimitedMax menjawab solusi itu.



So, gak usah pake mikirlah! Segera beli Kartu Perdana Internet #UnlimitedMax melalui outlet terdekat atau cek infonya di tsel.me/unlimitedmax. Nikmati gaya terus tanpa batas untuk #GayaUnlimited kamu.

  

Tuesday, February 25, 2020

Meraih Mimpi Bersama Akademi InspiRadzi


Cerita Kemarin
Hari masih pagi namun matahari sepertinya dalam kondisi emosi. Panas sudah mulai terasa walau jam baru saja menunjukkan pukul 08.00 lewat sekejap mata. Pada pintu masuk sebuah gedung yang belum lama berdiri, terlihat antrian mahasiswa yang mengular dan menyemut, di wajah mereka tak nampak sedikitpun rupa bersungut atau cemberut, yang   terlihat hanya rupa bahagia.

Itulah sedikit gambaran tentang antrian pada kegiatan kuliah umum dengan tajuk "Digital Marketing dan Syariah Preneur (Digi Preneur)" yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Mataram pada hari Senin, 24 Februari 2020 bertempat Auditorium Kampus 2 UIN Mataram. Sejatinya sebuah kuliah umum adalah suatu hal yang biasa dalam dunia perguruan tinggi ketika mengawali perkuliahan. Namun kali ini ada yang berbeda dan terasa istimewa, karena pada waktu bersamaan ditandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerjasama antara  Akademi InspiRadzi dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram.


Kerjasama ini sendiri bertujuan untuk menjadikan mahasiswa UIN Mataram sebagai pelaku Usaha Berbasis Digital (Digi Preneur) yang handal melalui seminar dan pelatihan Digital Network Marketing (Jaringan Pemasaran Digital) InspiRadzi atau selanjutnya disebut DNM InspiRadzi, dengan harapan bahwa nantinya akan mampu menciptakan mahasiswa UIN Mataram sebagai pelaku ekonomi secara nyata (terutama kegiatan ekonomi yang berbasis syariah), membantu kampus untuk mencetak para lulusan agar dapat menjadi pengusaha bisnis syariah (syariah entrepreneur), sehingga nantinya mereka dapat lebih berperan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. 


OK, Next.
Tapi sebelum masuk ke bahasan acara, ada baiknya kita korek sedikit tentang Akademi InspiRadzi dan Program Digi Preneur.
Apakah Akademi InspiRadzi?


Dari namanya mungkin kita udah faham ya, bahwa lembaga ini bertujuan untuk memberikan inspirasi bagi mereka yang membutuhkan, ternyata bukan itu, he.
  Kata Radzi dalam InspiRadzi merupakan nama dari founder akademi ini yang juga merupakan Presiden Direktur dari sebuah perusahaan bernama K-Link. Berawal dari keinginan beliau untuk memberdayakan ummat maka dibentuklah lembaga institusi pendidikan non formal ini, dimana kegiatannya berupa penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan bisnis yang mengusung konsep digital marketing berbasis syariah. Adapun Visi dari lembaga ini adalah: menjadi bagian dari penggerak enterpreneurship syariah di kalangan generasi muda, menjadi salah satu motor penggerak enterpreneurship digital marketinge, dan melatih calon pemimpin masa depan untuk menjadi enterprenur sejak awal masa pendidikan. Sedangkan misi mereka yaitu melahirkan entrepreneur syariah dari kalangan anak muda.

Terus apa itu Program Digi Preneur?
Baikslah, saya akan mencoba menjelaskan sependek pengetahuan saya. 


Program Digi Preneur merupakan program pelatihan bisnis yang dilakukan oleh trainer yang professional dengan modul pelatihan yang telah teruji berhasil sehingga mampu melahirkan banyak pengusaha muda. Program ini juga merupakan salah satu program edukasi untuk memupuk semangat kewirausahaan sejak awal dan semangat kemandirian ekonomi, oleh karena itulah program ini menyasar pemuda/mahasiswa. Mimpi besarnya adalah pemberdayaan mahasiswa secara pengetahuan dan pelatihan ini akan bermuara kepada pemberdayaan masyarakat hingga menghasilkan goal berupa kebangkitan ekonomi ummat secara nyata.

Terkait dengan kerjasama dengan pihak kampus, ternyata ini bukan kali pertama dilakukan oleh Akademi Inspiradzi, sebelumnya lembaga ini juga telah  bermitra dengan beberapa perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Mereka melakukan ini karena mengetahui bahwa dukungan dari kampus-kampus sangat penting. Karena dengan kemitraan strategis yang terbangun,  program ini diharapkan dapat menjangkau dan merangkul lebih banyak mahasiswa untuk ikut serta terlibat di dalamnya.
Selain daripada itu,  terjalinnya kerjasama ini diharapkan tidak hanya akan menguntungkan mahasiswa, namun juga pihak kampus itu sendiri, dalam hal ini terkait dengan pemberdayaan mahasiswa/lulusan. Karena tentu saja semakin banyak mahasiswa/lulusan yang sukses maka akan menaikkan grade dari kampus tersebut.

Baikslah, kita cukupkan penjelasan mengenai Akademi InspiRadzi dan Digi Preneur, apabila masih penasaran silahkan cari tahu langsung ya, he. Sekarang waktunya kita coba buka "daleman" acara keren kemarin. Oooppssa

On the Spot

Kali ini acara dimoderatori oleh salah seorang coach dari Akademi yang konon katanya berpenghasilan > 1M/bulan (saya hampir pingsan sewaktu mendengar hal  ini, apalagi “secara” ybs masih terhitung muda belia dan bijaksana), acara ini terbagi dalam 3 sessi penyampaian materi   dan 1 sessi bonus, kenapa saya namakan bonus, simak aja terus biar penasarannya terjawab.

Sessi 1

Setelah sambutan berisi motivasi pengembangan konsep syariah yang disampaikan oleh Dekan FEBI (Dr. Ahmad Amir Aziz), moderator mendaulat Dato’ Dr. H. MD Radzi Saleh  sebagai nara sumber. Pada kesempatan tersebut Bapak yang masih terlihat prima di usianya yang ke-61 ini menyampaikan bahwa mahasiswa harus mampu menguasai tekhnologi dan memanfaatkannya semaksimal mungkin, selain itu beliau juga menyampaikan bahwa untuk sukses di zaman ini bukan hanya diperlukan kerja keras, tapi juga kerja pintar.
Sebagai catatan:
Menjadi suatu kehormatan bagi UIN Mataram karena beliau berkenan hadir dan memberikan motivasi secara langsung, karena menurut info yang saya dapatkan, ini kali ke-2 beliau menyanggupi hadir dari puluhan kuliah umum yang telah dilaksanaknan oleh Akademi Inspiradzi. How lucky we are.

Sessi 2

Pemateri berikutnya adalah seorang pengusaha paruh baya bernama Harmen Hadi, dalam kesempatannya ini ybs menyampaikan bahwa menjadi pribadi muslim harusya memiliki banyak harta sehingga mampu membantu masyarakat. Beliau mengambil contoh Rasulullah dan para sahabat yang bahkan kekayaan pribadi dari para sahabat Rasul tersebut jika dikonversikan ada yang mencapai Triliunan Rupiah, Subhanallah.

Sessi 3

Ahmad Hilman Bin Zuhairi, itulah nama young entrepreneur yang berasal dari Negeri Malasyia ini, kondisi yang belum pulih dari kecelakaan tidak mempengaruhi kecakapannya dalam memberikan motivasi kepada para audiens. Pada kesempatan ini ybs menyampaikan kepada mahasiswa untuk tidak takut mencoba berusaha walaupun tanpa modal awal, karena hal itu kini dimungkinkan dengan adanya kecanggihan tekhnologi.

Sessi Bonus

Seketika semua mata terpana ketika wanita berparas cantik ini tampil di atas panggung, usut punya usut ternyata beliau adalah anak pertama dari Bapak Radzi, he. Dalam penyampaiannya wanita berusia 23 tahun ini mencoba memotivasi  audiens kembali. Ybs menyampaikan bahwa mimpi kaya di usia muda itu bukanlah suatu yang tak mungkin untuk diraih. 


Closing Ceremony
Setelah membuka open recruitment untuk kelas lanjutan, seperti biasa acara ditutup dengan foto bersama.

Wuaduh, saya  lupa untuk ambil kesempatan di bagian ini, he.

Last But Not Least
Semoga apa yang diharapkan dari terjalinnya kerjasama dari kedua belah pihak dapat terkabul. Aamiin yaa Robb.
Tertarik mengikuti kelas Digi Preneur ini secara online? Silahkan klik link ini dan bertanyalah secara langsung. 😇

Monday, December 16, 2019

JARAK TAK LAGI BERMAKNA BERKAT AIR ASIA


PROLOG
Istri: “Adek mau samaan sama kakak”.
Saya: “ Sabar ya dek, kumpulin uang dulu baru nanti saya jemput”.
Ini sepenggal percakapan yang terjadi antara saya dan istri di awal tahun 2019. Saat itu kami terpisah dengan jarak, gempa yang mengguncang Lombok pada medio 2018 mengharuskan saya mengungsikan  mereka ke rumah mertua di Jakarta. Rencana untuk menjemputnya terpaksa saya urungkan akibat lonjakan harga tiket pesawat yang diluar batas kewajaran.
Ya, informasi tentang kenaikan harga tiket yang saya duga hoax ternyata benar adanya. Melalui aplikasi penyedia jasa transportasi, saya mengklarifikasi kebenaran tersebut dengan cara mengecek harga tiket, dan hasil pengecekan akhirnya membuat kepala saya pusing melebihi tujuh keliling. 
Upaya untuk melepas rindu yang membuncah seakan mau pecah pun urung saya lalukan karena kurangnya biaya. Dengan sangat terpaksa saya harus kembali menahan rindu yang menusuk kalbu.
Awal bulan Mei akhirnya biaya terkumpul, itupun hanya cukup untuk memulangkan istri dan anak tanpa saya harus menjemputnya di Jakarta. Tak apalah fikir saya kala itu, yang terpenting adalah kami bisa kembali bersatu.

Akhir Agustus 2019
Saya: “Fadhlil sakit (diare) bude, tolong kasih tahu mbahnya, mohon do'a biar sembuh”
Kakak Ipar: “Iya nanti disampaikan, udah dibawa ke RS belum?”
Saya: “Untuk sementara ini belum, masih diupayakan pakai obat tradisional”

Hari berlalu, sakit yang diderita anak tak kunjung sembuh, payah semakin terlihat dari binar mata yang meredup. Mengantisipasi kemungkinan terburuk, dengan sangat terpaksa kami membawanya ke sebuah Rumah Sakit Ibu dan Anak. Hasil diagnosa menyatakan bahwa anak kami harus opname. Mendengar kabar ini, Mbah Kung (kakek) memutuskan untuk berkunjung, menemani kami yang resah hati.
Dua hari lamanya buah hati tercinta merasakan penderitaan, jarum infus tertancap di kaki, lalu berpindah ke lengan. Memasuki hari ke-3 dokter mengizinkan untuk pulang. 
Kembali ke rumah bukan berarti penyakit telah hilang, diare masih ada walau tak lagi sesering biasa. Akibatnya berat badan sang anak menurun drastis, agar kesehatan dan berat badan anak lekas pulih kembali, diputuskan untuk membawanya ke Ibu kota.

Murah Tapi Bukan Murahan
“Pakai AirAsia aja, biasanya lebih murah”

Usul ini dikemukakan seorang teman yang terbiasa melakukan perjalanan menggunakan tranportasi udara. Dibukanya rute baru Lombok-Jakarta pada Juni 2019 membuat penerbangan kembali murah menjadi sesuatu yang niscaya adanya, dan melalui teman inilah akhirnya pemesanan dan pembelian tiket dilakukan.

Sempat timbul kekhawatiran dalam diri, menyangsikan kenapa bisa semurah ini. Saat maskapai lain menaikkan harga, AirAsia tetap dikisaran harga yang lama bahkan terkadang bisa lebih murah. Hati bertanya dan menduga-duga, seperti apakah pelayanan yang diberikan oleh maskapai ternama di dunia yang selama 11 tahun berturut-turut memenangkan penghargaan sebagai World's Best Low-Cost Airline dari Skytrax ini. 
Setiba istri di Jakarta, saya langsung mencecarnya  dengan beragam pertanyaan. Testimoni yang diberikan oleh istri terkait pelayanan AirAsia yang paripurna belum bisa membuat saya percaya sebelum mencobanya sendiri. 
Kamis, 3 Oktober 2019. Setelah sebelumnya mengajukan cuti kerja, saya berangkat menuju Jakarta untuk menemui orang tua, anak, dan istri tercinta. Selain itu tentu saja untuk membuktikan apa yang telah dinyatakan oleh istri terkait pelayanan maskapai AirAsia yang mumpuni.




Ternyata apa yang dikatakan oleh istri sepenuhnya benar,  kenyamanan saya rasakan selama dalam penerbangan. Ah, rasanya sungguh Bahagia Bersama AirAsia. Maskapai ini pun membuktikan bahwa murah itu belum tentu murahan.

Selasa 08 Oktober merupakan hari yang menyedihkan, pasalnya saya harus kembali ke tempat kerja,  sedangkan anak dan istri karena satu dan lain hal harus tetap berada di Ibukota. Sekali lagi, jarak pun memisahkan kami.

Pertemuan Kembali
Ade (Teman SMP): ”Bro, ente datengkan reuni perak SMP kita?”
Saya: “Kayaknya gak bisa bro, lagi banyak pengeluaran”
Ade:  “Udahlah dateng aja, tiket berangkat ane yang nanggung”
Saya: “Serius ini Bro? Kalau beneran pesennya  AirAsia aja bro, lebih murah dari maskapai lain”
Ade: “Ok bro, aman pokoknya”

Petikan di atas merupakan bagian dari rangkaian obrolan antara saya dan teman rasa saudara, satu meja di kelas 2 (dua) Sekolah Menengah Pertama.  Alhamdulillah keberuntungan menghampiri saya. Berbekal tiket berangkat yang diberikan teman SMP ini akhirnya saya  dapat berjumpa dengan anak dan istri. Tentu saja yang utama adalah bisa menengok orang tua, serta berjumpa rekan sebaya yang terpisah 25 tahun lamanya.  


Kenyamanan Terbang Bersama AirAsia
Saya salah strategi, berfikir bahwa harga tiket AirAsia akan tetap stabil, saya lalai untuk membeli tiket terlebih dahulu. Dua hari menjelang kepulangan saya mencoba mengecek, dan ternyata harga sudah melambung tinggi.
Karena budget yang terbatas, sempat terfikir untuk memesan tiket di maskapai berbeda yang saat itu harganya lebih murah. Namun hal itu urung saya lakukan setelah berdiskusi panjang dengan istri tercinta.
Kesimpulan kami, biarlah mahal yang penting kenyamanan di dapat. Point penting dari diskusi tersebut adalah bahwa pelayanan  AirAsia yang paripurna telah berhasil mencuri hati kami.

Mudahnya proses check in baik online maupun offline, senyum ramah pramugari/pramugara selama penerbangan , dan pelayanan ketika tiba di lokasi tujuan (ini tercermin ketika saya ketinggalan oleh-oleh di Kabin dan kru AirAsia yang berada di bandara bersedia untuk mengambilkan). Ah, pokoknya semua terasa istimewa.


Proses Pemesanan Tiket
Akhirnya setelah sekian lama dibantu oleh teman dalam hal pemesanan, saya mencoba memesan langsung melalui aplikasi AirAsia, ternyata prosesnya tak serumit yang saya sangka. Mengingat jadwal keberangkatan yang saya ambil adalah pagi hari, maka untuk menghindari hal tak terduga (kemacetan Ibukota), saya memilih untuk berangkat menuju bandara sepagi mungkin hal yang menyebabkan saya tidak sempat untuk sarapan. 


Terkait dengan itulah, ketika melakukan pemesanan tiket, saya menambahkan produk santan dan memilih menu nasi padang dengan harga sekitar Rp. 37.000,- sebagai asupan pagi.
Tidak tahu bagaimana rasa menu  lainnya yang sangat bervariasi, pesanan saya pribadi mampu memuaskan hati. Semua unsur dalam makanan masih terasa segar, membuat  saya berasa seperti berada di rumah makan padang itu sendiri, gak percaya? Silahkan mencobanya.

EPILOG
Pernah dengar lagu Fierza Besari dengan judul Celengan Rindu. Pada salah satu liriknya yang bersangkutan menyampaikan “aku kesal dengan jarak yang telah memisahkan kita”. Saya berfikir, mungkin saja beliau menciptakan lagu ini dalam keadaan harga tiket masih mahal, dunia penerbangan belum punya AirAsia sebagai solusi. Karena ini pun terjadi kepada saya waktu itu, kesal tiada menentu ketika harga tiket melambung jauh.
Entah bagaimana dengan Fierza, yang jelas bagi saya hadirnya AirAsia mampu menjadi solusi bagi mereka yang terpisahkan dengan jarak.
Terima kasih AirAsia berkatmu jarak tak lagi bermakna.
Reuni Perak SMP 213


Bersama Uminda, Istri, dan anak tercinta

Tunggulah aku istri dan buah hati
Insyaa Allaah ku akan segera kembali  
tuk pecahkan celengan rindu ini




Sunday, December 15, 2019

BUKIT TUNAK DAN KENANGAN YANG BERANAK PINAK


PEMBUKA
Endemik kupu-kupu di wilayah yang nota bene panas dan kering? How could it be possible? 
Sependek pengetahuan saya, ekosistem serangga satu ini banyak ditemukan pada tempat yang dingin dan lembab. Namun ternyata hal ini tidak selamanya berlaku, atau bisa jadi ini adalah sebuah pengecualian.
Ya, ada sebuah tempat yang panas (sekitar pantai) di Pulau Lombok yang merupakan tempat tumbuh dan berkembangnya bermacam species kupu-kupu, Taman Wisata Alam Bukit Tunak namanya.
Berdasarkan hasil penelitian Muhammad Agisni Syukur dalam jurnal kupu-kupu, pada 4 jalur pengamatan di Taman Wisata Alam Gunung Tunak diketahui terdapat 66 spesies kupu-kupu yang terdiri dari 5 famili dan 441 individu. Bagaimana, amazing gak tuh? Berbekal keunikan inilah Balai Konservasi Sumber Daya Alam membuat sebuah tempat pembelajaran terkait di TWA Bukit Tunak.
Dok by: Tagar.id

Terus tulisan ini mau ngebahas kupu-kupu  gitu?
Ya enggaklah.
Saat ini, serangga bersayap indah hanya akan menjadi sebuah pemanis di awal/pembuka tulisan dan tambahan pengetahuan untuk kalian agar semakin penasaran untuk melakukan kunjungan. Karena bahasan kali ini adalah tentang betapa indahnya tempat yang berada di wilayah selatan Lombok Tengah ini.
Penasaran gak lokasinya seperti apa? Pantengin terus ya!

KUNJUNGAN PERTAMA
“Gak usah ke sana, daerah itu masih rawan”
Kalimat ini diucapkan oleh seorang teman pada kisaran tahun 2016, hal tersebut dilakukan untuk menahan keingintahuan dan rasa penasaran saya yang sangat ingin mengunjungi lokasi (TWA Bukit Tunak) setelah melihat beberapa postingan foto lokasi  di sosial media.
Tanpa mengindahkan himbauan, saya bertekad untuk tetap berkunjung ke lokasi, dengan fikiran positive bahwa andai memang rawan kenapa juga bisa ada yang posting. Tekad sudah matang, rencana tersusun, tinggal menunggu teman jalan, karena biar bagaimanapun saya harus tetap waspada.
Saya mencoba mengajak teman-teman yang biasa begelamang (kelayapan), namun semua menolak. Apakah saya menyerah? Tentu saja tidak, saya tetap menanti dengan harapan akan ada yang meng-iyakan ajakan saya, dan akhirnya penantian saya terbayar ketika seorang teman yang berkuliah di Pulau Sumbawa ingin mudik ke rumah orang tuanya di Pulau Jawa, dan saat itu ybs berencana transit (jalan-jalan) untuk menikmati keindahan Pulau Lombok.
Hari yang ditunggu tiba, saya berangkat menjemput teman tersebut di bandara, dan kemudian rencananya akan mengunjungi TWA Bukit Tunak serta beberapa objek wisata lainnya. Setiba di bandara saya mengecek jadwal kedatangan, ternyata saya terlambat, pesawat sudah landing. Harap-harap cemas karena tidak melihat batang hidung ybs, saya pun mencoba menghubungi. Pada percobaan ketiga ybs mengangkat telepon saya, dan meminta maaf karena disaat-saat terakhir memutuskan untuk melakukan konvoi menuju Lombok menggunakan sepeda motor bersama teman-temannya. Dengan kata lain rencana perjalanan yang telah saya susun matang terancam gatot. WTF!!!
Sudah kepalang basah, saya tidak mau menyerah, berbekal BISMILLAAH, saya mantapkan tekad untuk mengunjungi lokasi tersebut sendirian. Cemas dan khawatir coba saya singkirkan, dan alhamdulillah hal-hal buruk tidak terbukti, saya memasuki lokasi dengan aman, dan gratis karena mungkin penjaga tiket masuknya sedang lelah, he.
Pantai Bile Sayak TWA Bukit Tunak

Setiba di pantai utama, mata terbelalak menyaksikan kehendak  Allaah SWT yang menjadikan lokasi ini begitu indah dengan pasir putih menjurus ke kuning terbentang, batuan karst yang menjulang, dan tebaran pulau karang.
Cekrak cekrek sesuka hati sudah, terus kemana lagi (batin saya saat itu) ? Dari jauh terlihat tower di ujung bukit sana, mengingat beberapa postingan menarik yang beredar perihal tower tersebut. Saya pun memberanikan diri untuk menyambangi. Setelah melalui rute menanjak saya tiba dilokasi. Ternyata angin berhembus kencang, mengurungkan niat untuk melakukan pose di atas tower.
TWA Bukit Tunak

Cekrak cekrek pun kembali terjadi yang diakhiri dengan celingukan kanan kiri.
“Bisa kita ke sana Pak? “
Tanya saya kepada penduduk lokal yang sedang memancing  sambil menunjuk ke arah timur dimana terlihat beberapa teluk kecil yang menarik hati.
“Oh bisa, di pertigaan bukit tadi belok kanan”, jawab pemancing tersebut.
TWA Bukit Tunak

Berbekal jawaban itu saya kembali menelusuri jalan setapak berkarang, setelah melintasi 1 (satu) bukit sayapun tiba. Puja puji bagi Allaah Sang Maha Pencipta kembali terucap melihat keindahan lokasi (klik disini untuk melihat video IGnya) . Ingin rasanya berlama-lama, bila perlu mendirikan tenda. Namun sayang sekali waktu tidak memungkinkan, waktu ashar hampir pergi, gelap menghampiri, jadi dengan berberat hati saya terpaksa undur diri dengan niatan suatu saat harus kembali ke sini.

KUNJUNGAN KE-2
“BKSDA berulang tahun dan akan mengadakan kegiatan sosial di TWA Bukit Tunak, siapa yang ikut”
Ajakan melalui sebuah Grup Whatsapp ini langsung saya sambut dengan suka cita dengan mendaftarkan diri dan teman-teman yang berminat untuk ke sana.
Pada kunjungan kedua ini, keinginan bermalam di lokasi akhirnya tercapai. Walaupun hanya di pantai utama, namun itu mampu memuaskan dahaga hati. Pagi tiba, jika pada kunjungan pertama saya mengeksplorasi bukit di bagian kiri dari pantai utama, kali ini kami melakukannya pada bukit sebelah kanan. Kontur bukit masih sama, dengan jalan berupa karang dan varietas tumbuhan yang tak jauh berbeda, kami tiba di puncak bukit dan berhasil menikmati sunrise tepat pada waktunya.
Sunrise TWA Bukit Tunak

Kegiatan selanjutnya di hari tersebut adalah mengunjungi pantai yang berbeda. Terletak di sebelah kanan dari lokasi penangkaran rusa dan laboratorium kupu-kupu, pantai ini tidak kalah indahnya dengan pantai utama.
Peserta HUT BKSDA TWA Bukit Tunak

Peserta HUT BKSDA TWA Bukit Tunak

Pasir putih yang lembut dan di beberapa titik berbentuk merica, sinar matahari yang menyebabkan gradasi pada warna air laut. Ah, sungguh moment yang sulit untuk terlupa.

KUNJUNGAN KE-3
“Ini hadiah pernikahan kamu”
Seorang teman menyerahkan sebuah voucher menginap di sebuah cottage yang terletak di Pantai Bumbang sebagai hadiah bagi saya yang baru saja melangsungkan pernikahan. Lokasi penginapan yang tidak jauh dari TWA Bukit Tunak membuat saya kembali menjelajahi lokasi indah ini. Kali ini tentu saja terasa berbeda karena ada dia di samping saya, wanita yang akan membersamai hidup saya selama di dunia dan insyaa Allaah di Jannahnya kelak.
Aamiin yaa Robb.
Istri tercinta di TWA Bukit Tunak

Walaupun hanya mengunjungi pantai utama (pantai Bile Sayak), namun hati puas tiada tara, berhasil mengajak istri mengunjungi tempat indah ciptaan Allaah SWT.
Alhamdulillah wa Syukurillah.

KUNJUNGAN KE-4 ? 
Sari Goang namanya, berdasar beberapa foto yang beredar tempat ini sangat rekomended untuk dikunjungi.
Dok by: kampung media.com

Saya ada rencana untuk mengunjunginya, berminat? Mari kita tetapkan rencana untuk menuju ke sana.

HOW TO GO THERE (TWA Bukit Tunak) 
Jangan manjalah, masa yang begini harus saya jelaskan juga, tinggal googling aja toh.

PENUTUP
Suatu saat saya akan ke sini lagi.
Insyaa Allaah


NB: Silahkan klik link ini untuk mendapat info2 yang lain

Monday, August 12, 2019

Vivo S1, Kamera Fitnah Hasanah Membawa Berkah

Tiga puluh dua, ini yang sekilas saya baca ketika melihat spesifikasi gawai Vivo S1. Saat itu terlintas dalam benak: “katanya gawai keren, ini mah standar banget, hampir semua gawai di zaman now memiliki kapasitas penyimpan 32MB”. Ternyata oh ternyata, saya salah besar. Angka 32 tersebut bukanlah kapasitas penyimpanan, melainkan ukuran megapiksel dari kamera depan yang dimiliki gawai ini.
sumber foto: mobygeek.com

What, seriuskah?
Serius banget guys. gawai Vivo S1 ini memiliki kamera depan 32MP which is untuk saat ini Vivo S1 menjadi gawai yang memiliki kamera depan dengan resolusi tertinggi, hmmmmm. Selain resolusinya yang tinggi, kamera ini  juga didukung  beberapa mode terkini, seperti Artificial Intellegence (AI) Face Beauty, AI Selfie Lighting, AR Sticker, AI Filter dan fitur lainnya yang akan membuat tampilan foto yang dihasilkan menjadi semakin menarik, bisa dibilang hasil swafoto kita kecenderungan fitnahnya akan semakin besar, he. 

Eits, jangan salah faham dulu fitnah dimaksud adalah fitnah hasanah  atau dengan kata lain adalah fitnah kebaikan (adakah hal ini???), ini sebenarnya bisa-bisaan saya aja untuk memberikan statement, karena sejauh yang saya fahami dari pengalaman dengan gawai kaleng-kaleng, fitur semacam AI ini mampu membuat seseorang yang berswafoto menjadi semakin tampan dan cantik , yang tentu saja akan membuat yang menggunakannya menjadi senang/bahagia. Oleh karena membuat bahagia/senang itu baik, jadi saya namakan jenis fitur semacam ini dengan fitnah hasanah, dan bisa jadi akan ada keberkahan di balik pemakaian fitur ini, sebagai contoh, akan ada yang jatuh hati karena melihat tampilan foto ciamik kita di sosial media, eeeaaaa

Oke, back to the main topic.! Terus bagaimana dengan fitur yang lain.?
Kabar baik bagi gamers, selain memiliki ultra game mode yang akan memberikan pengalaman terbaik dalam bermain, fitur multi turbonya pasti bakal buat acara ngegame jadi lebih lancar tanpa nge-lag.
Bagaimana, belum tertarik juga sama Vivo S1? Kalau udah tertarik silahkan langsung beli (mumpung harga belum naik), ketika rilis tanggal 16 Juli 2019 gawai ini dibandrol dengan harga Rp.3.599.000,-.
sumber: tekno.kompas.com

BTW Pantaskah harga tersebut?
Beberapa kelebihan Vivo S1 yang tidak dimiliki gawai lainnya  akan membuktikan bahwa harga tersebut di atas tidaklah mahal. Apa aja sih  kelebihan-kelebihannya? Let's cekidot guys:

1. Adanya 3 (tiga) kamera di punggung dengan resolusi kamera utama sebesar 16 megapiksel dengan sensor keluaran Sony IMX 499, tentu saja kamera ini juga dipadankan dengan AI. Kamera ke-2 memilki lensa super wide angle dengan bidang pandang 120 derajat, dan memilki resolusi 8 megapiksel. Sedangkan dipaling bawah terdapat kamera 2 megapiksel yang berfunsi sebagai depth sensor. Untuk kalian yang hoby traveling tapi males ribet dengan penggunaan DSLR pun Mirrorless, so pasti gawai ini bisa menjadi solusi terbaik.

2.  Layar Super Amoled Ultra All Screen berukuran 6,38 inci dengan rasio layar 19,5:9 akan membuat kita dapat menikmati tampilan yang luas tanpa batas.

3.    Daleman yang didukung RAM 4GB, ROM 128GB dengan prosesor octa-core dengan desain 12nm dan kecepatan hingga 2,0GHz akan membuat kita dapat memainkan lebih banyak aplikasi dan games sekaligus dengan lancar.

4.   Jangan takut kehabisan baterai tiba-tiba, karea gawai ini disupport baterai berdaya 4500mAh dengan dukungan teknologi Dual-Engine Fast Charging. Hal yang akan membuat anda gak perlu repot-repot lagi membawa power bank.

5.  Teknologi Screen Touch Id dan teknik pelapisan nano-ion yang semakin membuat penampilan gawai ini sangat berkelas dengan dua pilihan warna, Cosmic Green dan Skyline Blue
 


So, Bagaimanakah endingnya? 
Masih yakin gak mau beli? Semua kelebihan dalam 1 (satu) gawai dengan harga segitu masa mau dibilang mahal, enggaklah. Coba cek toko sebelah, gawai merk berbeda dengan fitur kurang lebih sama dibandrol nyaris 10 jeti cuy, harga motor sebiji itu, he.
Oh iya, dengan memiliki gawai Vivo, kita bisa semakin memperluas pertemanan dan jaringan dengan cara bergabung dengan komunitas-komunitas yang sudah terbentuk, antara lain Vivo Club, komunitas smartphone android vivo, forum diskusi pengguna vivo, forum handphone android. Keren gak tuh! 
Belum yakin juga? silahkan aja pantengin forum dan sosial media berikut ini:
·         Instagram: @vivoclub_indonesia
·         Facebook fan page: Vivo Club Indonesia
·         Youtube channel : Vivo Club Indonesia
·         Forum: vivoclub.id
     
Jangan kebangetanlah, masa seabreg alasan masih ragu juga, come on. Menurut saya nih ya, lebih baik langsung aja gak pake ragu, jual gawai lamamu, pergi ke toko gawai terdekat untuk beli Vivo S1. Rasakan sensasi kamera fitnah hasanah yang akan kalian dapatkan.
ngarep punya