Tuesday, February 25, 2020

Meraih Mimpi Bersama Akademi InspiRadzi


Cerita Kemarin
Hari masih pagi namun matahari sepertinya dalam kondisi emosi. Panas sudah mulai terasa walau jam baru saja menunjukkan pukul 08.00 lewat sekejap mata. Pada pintu masuk sebuah gedung yang belum lama berdiri, terlihat antrian mahasiswa yang mengular dan menyemut, di wajah mereka tak nampak sedikitpun rupa bersungut atau cemberut, yang   terlihat hanya rupa bahagia.

Itulah sedikit gambaran tentang antrian pada kegiatan kuliah umum dengan tajuk "Digital Marketing dan Syariah Preneur (Digi Preneur)" yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Mataram pada hari Senin, 24 Februari 2020 bertempat Auditorium Kampus 2 UIN Mataram. Sejatinya sebuah kuliah umum adalah suatu hal yang biasa dalam dunia perguruan tinggi ketika mengawali perkuliahan. Namun kali ini ada yang berbeda dan terasa istimewa, karena pada waktu bersamaan ditandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerjasama antara  Akademi InspiRadzi dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram.


Kerjasama ini sendiri bertujuan untuk menjadikan mahasiswa UIN Mataram sebagai pelaku Usaha Berbasis Digital (Digi Preneur) yang handal melalui seminar dan pelatihan Digital Network Marketing (Jaringan Pemasaran Digital) InspiRadzi atau selanjutnya disebut DNM InspiRadzi, dengan harapan bahwa nantinya akan mampu menciptakan mahasiswa UIN Mataram sebagai pelaku ekonomi secara nyata (terutama kegiatan ekonomi yang berbasis syariah), membantu kampus untuk mencetak para lulusan agar dapat menjadi pengusaha bisnis syariah (syariah entrepreneur), sehingga nantinya mereka dapat lebih berperan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. 


OK, Next.
Tapi sebelum masuk ke bahasan acara, ada baiknya kita korek sedikit tentang Akademi InspiRadzi dan Program Digi Preneur.
Apakah Akademi InspiRadzi?


Dari namanya mungkin kita udah faham ya, bahwa lembaga ini bertujuan untuk memberikan inspirasi bagi mereka yang membutuhkan, ternyata bukan itu, he.
  Kata Radzi dalam InspiRadzi merupakan nama dari founder akademi ini yang juga merupakan Presiden Direktur dari sebuah perusahaan bernama K-Link. Berawal dari keinginan beliau untuk memberdayakan ummat maka dibentuklah lembaga institusi pendidikan non formal ini, dimana kegiatannya berupa penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan bisnis yang mengusung konsep digital marketing berbasis syariah. Adapun Visi dari lembaga ini adalah: menjadi bagian dari penggerak enterpreneurship syariah di kalangan generasi muda, menjadi salah satu motor penggerak enterpreneurship digital marketinge, dan melatih calon pemimpin masa depan untuk menjadi enterprenur sejak awal masa pendidikan. Sedangkan misi mereka yaitu melahirkan entrepreneur syariah dari kalangan anak muda.

Terus apa itu Program Digi Preneur?
Baikslah, saya akan mencoba menjelaskan sependek pengetahuan saya. 


Program Digi Preneur merupakan program pelatihan bisnis yang dilakukan oleh trainer yang professional dengan modul pelatihan yang telah teruji berhasil sehingga mampu melahirkan banyak pengusaha muda. Program ini juga merupakan salah satu program edukasi untuk memupuk semangat kewirausahaan sejak awal dan semangat kemandirian ekonomi, oleh karena itulah program ini menyasar pemuda/mahasiswa. Mimpi besarnya adalah pemberdayaan mahasiswa secara pengetahuan dan pelatihan ini akan bermuara kepada pemberdayaan masyarakat hingga menghasilkan goal berupa kebangkitan ekonomi ummat secara nyata.

Terkait dengan kerjasama dengan pihak kampus, ternyata ini bukan kali pertama dilakukan oleh Akademi Inspiradzi, sebelumnya lembaga ini juga telah  bermitra dengan beberapa perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Mereka melakukan ini karena mengetahui bahwa dukungan dari kampus-kampus sangat penting. Karena dengan kemitraan strategis yang terbangun,  program ini diharapkan dapat menjangkau dan merangkul lebih banyak mahasiswa untuk ikut serta terlibat di dalamnya.
Selain daripada itu,  terjalinnya kerjasama ini diharapkan tidak hanya akan menguntungkan mahasiswa, namun juga pihak kampus itu sendiri, dalam hal ini terkait dengan pemberdayaan mahasiswa/lulusan. Karena tentu saja semakin banyak mahasiswa/lulusan yang sukses maka akan menaikkan grade dari kampus tersebut.

Baikslah, kita cukupkan penjelasan mengenai Akademi InspiRadzi dan Digi Preneur, apabila masih penasaran silahkan cari tahu langsung ya, he. Sekarang waktunya kita coba buka "daleman" acara keren kemarin. Oooppssa

On the Spot

Kali ini acara dimoderatori oleh salah seorang coach dari Akademi yang konon katanya berpenghasilan > 1M/bulan (saya hampir pingsan sewaktu mendengar hal  ini, apalagi “secara” ybs masih terhitung muda belia dan bijaksana), acara ini terbagi dalam 3 sessi penyampaian materi   dan 1 sessi bonus, kenapa saya namakan bonus, simak aja terus biar penasarannya terjawab.

Sessi 1

Setelah sambutan berisi motivasi pengembangan konsep syariah yang disampaikan oleh Dekan FEBI (Dr. Ahmad Amir Aziz), moderator mendaulat Dato’ Dr. H. MD Radzi Saleh  sebagai nara sumber. Pada kesempatan tersebut Bapak yang masih terlihat prima di usianya yang ke-61 ini menyampaikan bahwa mahasiswa harus mampu menguasai tekhnologi dan memanfaatkannya semaksimal mungkin, selain itu beliau juga menyampaikan bahwa untuk sukses di zaman ini bukan hanya diperlukan kerja keras, tapi juga kerja pintar.
Sebagai catatan:
Menjadi suatu kehormatan bagi UIN Mataram karena beliau berkenan hadir dan memberikan motivasi secara langsung, karena menurut info yang saya dapatkan, ini kali ke-2 beliau menyanggupi hadir dari puluhan kuliah umum yang telah dilaksanaknan oleh Akademi Inspiradzi. How lucky we are.

Sessi 2

Pemateri berikutnya adalah seorang pengusaha paruh baya bernama Harmen Hadi, dalam kesempatannya ini ybs menyampaikan bahwa menjadi pribadi muslim harusya memiliki banyak harta sehingga mampu membantu masyarakat. Beliau mengambil contoh Rasulullah dan para sahabat yang bahkan kekayaan pribadi dari para sahabat Rasul tersebut jika dikonversikan ada yang mencapai Triliunan Rupiah, Subhanallah.

Sessi 3

Ahmad Hilman Bin Zuhairi, itulah nama young entrepreneur yang berasal dari Negeri Malasyia ini, kondisi yang belum pulih dari kecelakaan tidak mempengaruhi kecakapannya dalam memberikan motivasi kepada para audiens. Pada kesempatan ini ybs menyampaikan kepada mahasiswa untuk tidak takut mencoba berusaha walaupun tanpa modal awal, karena hal itu kini dimungkinkan dengan adanya kecanggihan tekhnologi.

Sessi Bonus

Seketika semua mata terpana ketika wanita berparas cantik ini tampil di atas panggung, usut punya usut ternyata beliau adalah anak pertama dari Bapak Radzi, he. Dalam penyampaiannya wanita berusia 23 tahun ini mencoba memotivasi  audiens kembali. Ybs menyampaikan bahwa mimpi kaya di usia muda itu bukanlah suatu yang tak mungkin untuk diraih. 


Closing Ceremony
Setelah membuka open recruitment untuk kelas lanjutan, seperti biasa acara ditutup dengan foto bersama.

Wuaduh, saya  lupa untuk ambil kesempatan di bagian ini, he.

Last But Not Least
Semoga apa yang diharapkan dari terjalinnya kerjasama dari kedua belah pihak dapat terkabul. Aamiin yaa Robb.
Tertarik mengikuti kelas Digi Preneur ini secara online? Silahkan klik link ini dan bertanyalah secara langsung. 😇

1 comment


EmoticonEmoticon