Pulau Lombok, siapa yang tidak mengenal destinasi wisata satu ini. Pantai dengan pasir putih dan laut biru yang siap memanjakan pandangan, pulau-pulau kecil perawan, air terjun menawan, hingga gunung Rinjani dengan danau vulkaniknya yang mempesonakan. Siapapun yang pernah berkunjung ke Lombok, pastilah mengakui bahwa pulau ini gak ada matinya (meminjam istilah kekinian), hingga sampai ada ujar-ujar yang berkembang "jangan ke Lombok nanti gak mau pulang".
Selain terkenal karena keindahannya, pulau Lombok juga dikenal dengan julukan Pulau Seribu Masjid, mengapa demikian? Tentu saja karena saking banyaknya masjid yang ada di pulau ini. Bayangkan saja, setiap lingkungan (RW) minimal terdapat satu masjid, belum terhitung musholla. Malah di beberapa tempat terdapat masjid yang lokasinya berseberangan, hanya dipisahkan oleh jalan. Mungkin atas dasar julukan inilah, Dr. Zainul Majdi, MA selaku Gubernur Provinsi NTB saat itu mencoba merealisasikan dibangunnya Islamic Center yang berlokasi di Kota Mataram sebagai ikon dari julukan tersebut.
![]() |
Hubbul Wathan tampak dari sebelah utara |
Tahun 2009 wacana pembangunan Islamic Center mulai terdengar, seperti biasa, sesuatu hal yang baru pastilah menimbulkan pro dan kontra di masyarakat, nada sumbang banyak terdengar terkait dengan wacana ini, seperti: pembangunan ini hanya menghabiskan anggaran, untuk apa membangun yang baru sedangkan di lokasi yang berdekatan sudah ada masjid raya At-Takwa, mengapa membangun tapi dengan cara merubuhkan bangunan-bangunan yang ada, dan berbagai nada miring lainnya. Namun hal tersebut tidak menyurutkan niat Pemerintah Provinsi NTB untuk tetap melanjutkan pembangunan ini, dengan alasan bahwa daerah lain yang tidak memiliki jumlah masjid seperti di Lombok sudah punya Islamic Center. Jadi menurut Dr. H. M. Zainul Majdi, MA selaku Gubernur, provinsi NTB yang mayoritas muslim dan terutama pulau Lombok dengan julukan Pulau Seribu Masjid haruslah memiliki Islamic Center sehingga tidak kalah dengan daerah lain. Selain itu masih menurut yang bersangkutan, tujuan lain dari pembangunan ini adalah meningkatkan dakwah dan syiar islam dan juga menjadi tujuan destinasi wisata religi yang mendunia (sumber : vivanews.co.id).
Pada tahun yang sama pemenang Grand Design Islamic Center pun diumumkan, dengan Ir. Zulkifli Yusuf sebagai pemenang. Bangunan yang akan berdiri di lahan seluas 7,6 hektar ini diperkirakan akan memakan biaya sebesar Rp.356 miliar dan akan dengan 5 (lima) tahapan pembangunan. Menurut wawancara penulis dengan pemenang design via daring, karakteristik NTB dimunculkan melalui pintu masuk utama masjid berupa atap berugak dan kubah menara yang berbentuk atap berugak mengarah ke empat penjuru mata angin. Ornamen yang ada pun sangatlah memikat hati, bila kita masuk lewat gerbang utama (pintu sebelah timur),kemegahan langsung terasa dengan bentuk gerbang yang besar dan kokoh.
![]() |
Hubbul Wathan tampak dari sebelah selatan |
Tahun 2014, tepatnya hari Jum'at tanggal 19-03-2010, peletakan batu pertama dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara ini dihadiri oleh ribuan umat islam yang terdiri dari para pejabat, tuan guru, dan lain-lain. Selain peletakan batu pertama, acara ini juga dilanjutkan dzikir yang dipimpin Ustadz KH. Arifin Ilham. Harapan mulai tumbuh di hati masyarakat bahwa mereka akan segera memiliki bangunan yang sebelumnya sempat menuai kontroversi tersebut.
Tahun 2015, Lombok (NTB) ditetapkan sebagai pemenang destinasi wisata halal dunia dari 3 (tiga) kategori yang dimenangkan oleh Indonesia. Hal ini tentu saja membuat masyarakat NTB bangga, dan semakin yakin bahwa harapan untuk menciptakan NTB sebagai daerah wisata religi akan semakin mendekati tujuan.
Tahun 2015, Lombok (NTB) ditetapkan sebagai pemenang destinasi wisata halal dunia dari 3 (tiga) kategori yang dimenangkan oleh Indonesia. Hal ini tentu saja membuat masyarakat NTB bangga, dan semakin yakin bahwa harapan untuk menciptakan NTB sebagai daerah wisata religi akan semakin mendekati tujuan.
![]() |
Hubbul Wathan tampak dari sebelah timur |
Seiring dengan berjalannya waktu, pada awal tahun 2016, bangunan utama Islamic Center berupa masjid akhirnya rampung sudah. Pada tahun yang sama pula NTB menjadi pihak penyelenggara pelaksanaan MTQ Nasional ke-26 dimana kegiatan tersebut berpusat di sini. Acara yang dibuka langsung Presiden RI Ir. Joko Widodo ini membuat rasa bangga semakin terpatri di dada masyarakat NTB. Rasa bangga pun semakin menjadi ketika pada tanggal 07 Desember 2016 waktu Abu Dhabi, Lombok kembali menyabet predikat destinasi halal, tidak tanggung-tanggung 3 (tiga) kategori diperoleh oleh Lombok (NTB). Ini jelas semakin mengukuhkan Lombok (NTB) sebagai destinasi wisata halal (religi) dunia. Tanggal 17 Desember 2016, bertepatan dengan hari lahir Provinsi NTB dilakukan serah terima bangunan masjid Islamic Center dari pihak pengembang ke pemerintah, dan pada tanggal yang sama pula dideklarasikan pemberian nama untuk masjide ini, yaitu masjid Hubbul Wathan yang berarti cinta negara. Banggakah masyarakat? Tentu saja, apalagi dengan berbagai penghargaan yang tersebut di atas, semakin jelaslah posisi Islamic Center (Masjid Hubbul Wathan) sebagai Ikon Kebanggaan Wisata Halal NTB.
Hari ini ketika tulisan ini tayang, tepatnya 14 Juni 2017 atau 19 Ramadhan 1438H, Dinas Pariwisata Provinsi NTB bekerjasama dengan media nasional Republika, menyelenggarakan ragam kegiatan di masjid Hubbul Wathan Islamic Center. Tidak tanggung-tanggung, acara yang bertajuk Pesona Khasanah Ramadhan menghadirkan 4 (empat) orang hafidz Al-Qur'an (Qori' internasional) sebagai imam sholat tarawih. Selain itu di tempat yang sama juga berlangsung berbagai macam kegiatan seperti talkshow, ragam lomba, bazar buku dan pasar rakyat, fashion show dan juga kegiatan lainnya yang tentu saja membuat masyarakat semakin bangga dengan kehadiran dari masjid Hubbul Wathan ini. Besar harapan semoga ke depannya semua ini akan memberikan manfaat positif bagi masyarakat NTB pada umumnya dan menambah khazanah Pesona Seribu Masjid di pulau ini. SEMOGA.
Hari ini ketika tulisan ini tayang, tepatnya 14 Juni 2017 atau 19 Ramadhan 1438H, Dinas Pariwisata Provinsi NTB bekerjasama dengan media nasional Republika, menyelenggarakan ragam kegiatan di masjid Hubbul Wathan Islamic Center. Tidak tanggung-tanggung, acara yang bertajuk Pesona Khasanah Ramadhan menghadirkan 4 (empat) orang hafidz Al-Qur'an (Qori' internasional) sebagai imam sholat tarawih. Selain itu di tempat yang sama juga berlangsung berbagai macam kegiatan seperti talkshow, ragam lomba, bazar buku dan pasar rakyat, fashion show dan juga kegiatan lainnya yang tentu saja membuat masyarakat semakin bangga dengan kehadiran dari masjid Hubbul Wathan ini. Besar harapan semoga ke depannya semua ini akan memberikan manfaat positif bagi masyarakat NTB pada umumnya dan menambah khazanah Pesona Seribu Masjid di pulau ini. SEMOGA.
![]() |
Bazar buku dan acara meet and greet bersama kang Abik di masjid Hubbul Wathan |
![]() |
MTQ di Hubbul Wathan (Islamic Center) |
![]() |
stand memanah dalam pesona khazanah ramadhan di Hubbul Wathan |
![]() |
Peringatan Nuzulul Qur'an di masjid Hubbul Wathan |
![]() |
Suasana sholat Jum'at di Hubbul Wathan |
"Sesungguhnya yang memakmurkan masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta (tetap) melaksanakan sholat, menunaikan zakat, dan tidak takut (kepada apa pun) kecuali kepada Allah. Maka mudah-mudahan mereka termasuk orang-orang yang mendapatkan petunjuk". QS: 09 (18).